Saya sangat tertarik dengan sepeda listrik. Bukan hanya membuat pengeluaran seperti bensin jadi hemat, tapi karena saya malas untuk mengurus surat-surat seperti STNK.
Awalnya, sebenarnya tidak niat beli. Hanya penasaran. Pengen melihat langsung. Biasanya saya hanya lihat di youtube.
Pergilah saya keluar jalan-jalan. Memang niat untuk ke toko-toko yang menjual sepeda listrik.
Waktu di jalan, saya di sebuah toko ada yang memajang sepeda listrik. Bentuknya unik. Mirip seperti Vespa. Ketertarikan saya terhadap motor listrik semakin meningkat.
Belakangan saya baru tahu model itu adalah uwinfly rf8.
Ah, kenapa kemampuan menulis saya jadi berkurang begini ya. Biasanya, saya mampu menulis banyak. Namun, kali ini kenapa saya jadi mikir-mikir lagi ketika mau menulis. Ah, payah.
Saya menulis bebas, tidak langsung di blog. Tapi, saya lakukan di google doc. Jadi, tidak saya posting. Namun, itu menjadi kebiasaan. Saya jadi tidak berani memposting tulisan-tulisan saya. Padahal, jika dihitung, jumlahnya sudah banyak, Mungkin sudah lebih dari 50 artikel.
Ini sengaja saya menulis. Tadinya, saya ingin menulis tetang sepeda listrik yang dua hari yang lalu saya beli. Ingin coba-coba untuk menulis review. Ah, ternyata tidak semudah yang dibayangkan mereview sebuah produk.
Saya sering menonton video review produk. Baik untuk otomative, gadget atau kuliner. Yang terakhir ini, jarang-jarang sih. Tapi, saya suka mendengarkan.
Seharunya, itu membuat saya kaya akan sudut pandang. Belajar dari mereka bagaimana me-review produk.
Ah, men. tatapi saja sulit. Mungkin, saya harus banyak belajar lagi. Banyak mendengar. Namun, jangan sekedar banyak mendengar. Tapi, harus banyak praktik. Kombinasi kedua itu sangat penting.
Ya, memang. Faktanya. Saya tidak jarang belajar. Tapi, karena saya jarang praktek, ilmu saya baru hanya sekedar pengetahaun biasa. Belum ada kontribusi bagi hidup saya. Mulai saat ini, saya harus berubah. Harus banyak-banyak melakukan praktek.
Ya. Salah satunya yaitu membuat tulisan nggak jelas ini. Walaupun tidak jelas, ini merupakan ajang latihan bagi saya. Agar dapat menulis lancar dan mengalir. Tidak kaku.
Mungkin kamu juga pernah merasakan ketika ingin sekali menulis, tapi tidak mampu mengeluarkan sepatah katapu ketika sudah berhadapan dengan komputer. Rasanya, pengen membanting komputernya.
Hmm, untuk saya tidak melakukan itu. Jika saya melakukannya, saya harus praktik pake komputer siapa dong?
Tuh, lumayan, kan? Saya sudah menulis hampir satu halaman lebih. Penting sekali untuk konsistensi. Harus menulis setiap hari. Tidak apa-apa jika tulisannya tidak jelas atau tidak ada tujuannya sama sekali. Yang, jangan pernah berhenti menulis. Ini merupakan ajang latihan. Tidak ada yang akan membaca tulisan ini selain saya sendiri.
Akhir-akhir ini, saya menjadi sangat tertarik dengan motor listrik. Sehingga, kegiatan saya menjadi sering nonton youtube yang membahas tentang motor listrik. Sehingga, jadual menulis hampir diabaikan.
Gimana caranya agar saya tetap bisa menulis setiap hari? Tiada lain memaksakan diri untuk menulis. Selalu mencari tahu apa yang menarik perhatian saya. Lalu, semua dituliskan. Atau, bisa juga begini. Saya ingin motor listrik. Keuangan saya saat ini belum cukup untuk membeli motor tersebut. Ada banyak ide yang muncul di kepala saya agar dapat membeli motor tersebut. Nah, itu yang bisa saya jadikan sebagai bahan tulisan di blog ini.
Saya ingat pesan bang tere. Ketika malas, tulis saja. Apapun yang ada dalam kepala. Tuangkan semuanya.
Itu saja dulu dah.
0 komentar:
Posting Komentar