Saya belum tahu hari ini akan menulis tentang apa. Tapi, tidak masalah. Itulah yang akan tulis.
Tidak sedikit yang mengalami hal seperti ini. Mereka biasanya merupkana penulis pemula. Sama seperti Saya. Namun, saya sudah menemukan cara agar tetap menulis.
Apa itu? Ya, menulis bebas.
Meskipun saya nggak tahu tulisan apa yang akan saya buat, tapi di kepala saya masih menyisakan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan. Itu semua bisa saya keluarkan. Itu semua bisa saya salurkan ke dalam tulisan. Dan itulah yang akan saya tulis.
Bila saya merasa nggak tahu apa yang akan saya tulis, saya akan jujur dengan menulis "saya belum tahu hari ini akan menulis tentang apa,". Ya, begitulah. Di kalimat pembuka saya menulis itu, bukan?
Namun, bukan berarti nggak ada apapun di kepala saya. Atau, saya nggak punya perasaan apapun. Ada perasaan ingin menulis, namun belum tahu apa yang dibahas. Ya, sudah. Itu saja yang akan saya bahas.
Perasaan "nggak punya ide", itu juga merupakan sebuah ide. Atau, kita sangat kesal sekali. Padahal, sebelum menulis, ide itu sudah ada di kepala. Tapi, entah kenapa tiba-tiba saja hilang. Itu juga merupakan ide.
Atau, misal kita ingin menulis tentang "bagaimana caranya agar tidak kehabisa ide menulis." itu juga merupakan sebuah ide. Bila kita sudah menemukan jawabannya, maka kita bisa ceritakan itu dalam tulisan kita. Itu akan menjadi tulisan menarik, bukan?
Ya, intinya ide itu bukan hanya pikiran-pikiran yang ada di kepala kita, namun juga bisa perasaan. Oleh karena itu, ketika saya bimbang, nggak tahu mau menulis tentang, ya sudah, saya menulis tentang itu.
Menulis bebas itu memang ampuh ketika menghadapi kebuntuan saat menulis. Namanya juga menulis bebas, pikiran kita nggak dikerangkeng oleh sebuah konsep apapun. Pikiran kita sedang dalam mode bebas. Nggak ada pengkritik. Yang ada hanya si tukang produksi. Itu yang akan saya layani. Sementara, si tukang kritik, akan saya abaikan dulu.
Apapun yang saya rasakan, atau ada sesuatu yang terlintas dalam pikiran, akan segera saya tumpahkan. Saya nggak akan berpikir "ini bagus nggak ya", atau "ah, ini tulisannya nggak jelas. nggak nyambung. jelek." Itu nggak akan saya layani. Pikiran saya benar-benar bebas. Biarkan semua kilatan-kilatan itu keluar. Setelah semua keluar, mungkin nanti akan saring ide-ide itu. Nanti akan saya pilah dan pilih. Mungkin, nanti saya akan kembangkan lagi. Yang penting adalah jaring dulu semua ide itu. Jangan sampai ada yang lepas.
Nggak terasa, ini tulisan sudah lumayan panjang. Padahal, awalnya saya sema sekali nggak tahu akan menulis tentang apa. Namun, berkat menulis bebas, saya masih mampu menghasilkan tulisan seperti ini. Jelek atau tidak, itu nggak penting. Yang utama adalah tetap berkarya. Tetapi menulis. Satu hari, satu tulisan.
Satu hari, satu tulisan.
Kenapa begitu? ada pepatah mengatakan "practise make perfect". Semakin banyak berlatih, itu akan membuat kita menjadi lebih baik. Kita mau sebanyak apapun membaca tetang teori-teori menulis, bila tidak disertaik dengan latiha, maka itu akan sia-sia. Itu pernah saya alami. Oleh karena itu, akhir-akhir ini saya menjadi semakin sering berlatih.
Mungkin itu saja tulisan kali ini. Sekian.
0 komentar:
Posting Komentar