Kamis, 27 Juli 2023

Saya harus lekas tidur, sudah larut malam

Akhir-akir ini saya jadi jarang menulis. Eh, bukan jarang menulis. Tapi, jadual menulis jadi dipindahkan ke malah hari. Biasanya, saya menulis satu artikel di pagi hari. Sekitar pukul 7 sebelum meeting.

Memang, akhir-akhir ini jadi agak sibuk. Sehingga, jadual menulis jadi pindah di malam hari. Saat saya menulis ini, waktu sudah menunjukan pukul 00:00. Dimana hampir semua orang sudah pada tidur. Memamg waktunya istiraha. Sementara, saya masih sibuk di depan layar komputer untuk menulis.

Kenapa tidak tidur saja?

Saya tidak mau latihan yang saya jalankan berhari-hari menjadi tidak berguna. Saya ingin membiasakan menulis setiap hari. Tentu, tujuannya adalah agar kemampuan menulis saya meningkat. 

Walaupun apa yang saya tulis ini mungkin tidak berguna, nggak jelas sedang membahas apa, ngomongnnya ngelantur sana-sini, saya tidak menganggap itu sia-sia. Saya akui, bisa saja tulisan ini jelek banget. 

Tapi, saya sama sekali tidak mengejar itu. Saya ingin mengejar kebiasaan menulis. Setiap hari, harus ada sesuatu yang saya tuliskan. Apapun itu. Dengan kebiasaan menulis, itu akan mempermudah saya ketika saya membuat repository ilmu atau membuat tulisan-tulisan dengan tujuan-tujuan lain. Misalnya, membuat blog untuk di monetize.

Selama ini, saya belajar tentang SEO, menyewa hosting dan membeli domain. Sayangnya, hosting dan domain itu belum saya maksimalkan untuk tujuan awal. Yang saya lakukan adalah belajar dan belajar. Sementara, hosting dan domain tidak terurus. Tidak ada kemajuan yang signikan. 

Saat tulisan ini dibuat, hosting dan domain itu sudah berumur lebih dari enam bulan. Tapi, belum menampakan kemajuan yang berarti. Sayang, bukan? Itu kebiasaan buru. Saya harus berusaha untuk menghentikannya.

Dengan membiasakan diri menulis setiap hari, saya membiasakan diri untuk berpikir kreatif. Proses menulis itu merupakan proses kreatif. Tidak semua orang mampu untuk menyalurkan pikiran atau perasaan-perasaan mereka ke dalam tulisan. Hanya orang-orang yang terbiasa menulis yang mampu melakukann itu. Saya ingin bisa menulis. Oleh karena itu, saya harus membiasakan diri menulis.

Emangnya, nggak cape ya nulis terus?

Awalnya begitu. Kadang, saya kehilangan motivasi. Dengan menulis, saya tidak mendapatkan apa-apa kecuali kemampuan menulis. Agar menulis dapat menghasilkan, maka saya perlu keahlian lain.

Mata sebensarnya uda sepet. Ingin sekali tidur. Tapi, tanggunglah. Saya harus menyelesaikan tulisan ini terlebih dahulu.

Dan, ini merupakan paragraf terkhir dari tulisan ini. Tidak terasa sudah lebih dari 500 kata. Saya merasa ada progress dalam proses latihan menulis. Semoga, kedepannya semakin baik lagi. Amin.  

0 komentar:

Posting Komentar