Rabu, 20 Juli 2022

Mencoba membiasakan diri menulis 19 menit setiap hari

Saya mencoba untuk membuat komitmen untuk diri sendiri untuk melakukannya setiap hari.
Minimal 19 menit per hari untuk mengeluarkan semua yang dalam pikiranku.

Nasihat ini saya dapatkan entah dari siapa. Saya lupa. Tapi, yang penting saya harus memulai dan membiasakan diri untuk menulis.

Waktu sudah menunjukan pukul 08.04. Setengah jam lagi saya harus berangkat kerja. 

Sambil mengisi waktu luang, saya menulis ini. Tidak tahu mau menulis apa sebenarnya. Hanya menulis yang ada dalam pikiranku saat ini.

Kalo tulisannnya ngalor-ngidul, ya memang begitu. Orang menyebutnya menulis bebas. Menulis tanpa berpikir. Mengalirkan semua ide yang ada dalam kepala kita. Hanya itu.

Saat ini, saya tidak peduli tentang tata bahasa. Atau ketepatan bahasa yang saya gunakan. Typo, lupakan juga. Terus saja menulis.

Mungkin, kamu juga pernah merasakan ingin menulis. Tapi bingung mau nulis apa atau harus memulai dari mana.

Gak ada ruginya kamu coba cara ini. Menulis bebas. Seperti yang dilakukan saya sekarang.

Kalo kamu perhatikan, ide tulisan ini seperti gak jelas. Munhkin kamu berpikir 
"Ini orang lagi bahas apa sih?"

Ya memang tidak sedang membahas apapun. Yang saya lakukan hanya menulis bebas. Hanya untuk membiasakan menulis minimal19 menit. Dan harapannya jadi bisa dan terbiasa.

Tak terasa sudah beberapa menit berlalu. Tak terasa sudah sebanyak ini.

Ok, saya lanjutkan lagi sebentar sebelum saya berangkat kerja.

Saya bekerja sebagai programer. Setiap hari menuliskan kode. Itu yang saya lakukan setiap hari.

"Kode apa?" mungkin kamu sedikit heran.

"Kode buntut?" saya tau kamu sedang ingin bercanda bukan? 

Ya memang profesi ini belum populer di masyarakat kita saat ini. Tidak seperti profesi-profesi lainnya. Misalnya sales, dokter, buruh pabrik, tentara, polisi, pengacara dan lain sebagainya.

Harapannya tulisanku itu kan berguna minimal buat sendiri, lebih-lebih untuk orang lain.

Bagi diri sendiri, tulisan itu aku anggap sebagai alat perekat untuk pengetahuanku agar tidak mudah lupa. Sementara bagi orang lain, mungkin bisa belajar dari apa yang saya sampaikan.

Saya punya banyak pengetahuan teknis. Pengetahuan itu mengantarku sebagai profesi programer.

Apa saja pengetahuan itu?

Beberapa diantaranya yaitu pengetahuan tentang bahasa pemograman.

Ada banyak sekali bahasa pemograman. Selain itu, tiap-tiap bahasa pemograman punya karakteristiknya masing-masing.

Pengen sekali saya menuliskan semua itu. Tapi, memang bukan hal yang mudah.

Oleh karena itu, saya mencoba untuk membiasakan diri menulis, mencoba untuk menuangkan, menyampaikan, mengalirkan ide yang ada dalam pikiranku ke dalam tulisan.

0 komentar:

Posting Komentar