Saya ingin menulis, tapi apa yang harus saya tulis dan bingung harus mulainya dari mana. Atau Saya punya ide tetapi bagaimana cara menuliskannya. pernahkan anda mengalami keadaan seperti itu ? Jika ya, itulah keadaan yang saya alami saat ini.
Ide itu datang dan pergi begitu saja. Oleh karena itu harus cepat-cepat dituangkan dalam tulisan agar ide itu terikat.
Saya coba untuk terus menulis. Apapun itu yang ada dalam pikiran, saya tuangakan segala yang ada dalam pikiran saya melalui dalam tulisan ini. Jika saya mentok, saya akan "saya mentok, gak tau mau menulis apa lagi". Atau jika memang tidak ada sama sekali dipikiran anda, yang hanya ada kosong, tulislah. "Pikiran saya saat ini sedang kosong, bisakan kalian memberi ide, oh ide dimana kamu berada, gerakan jari-jemariku". Seperti itulah yang saya lakukan ketika dalam keadaan gak tau apa yang mau ditulis dan tanpa sadar akhirnya jadilah tulisan ini.
Saya teringat waktu mencari buku di Gramedia Book Store, di Jalan Merdeka Bandung. Saat itu, saya pernah baca suatu buku tetapi tidak ingat apa judulnya, yang jelas buku tersebut membahas tentang dunia penulisan. Di buku tersebut penulisnya menyebutkan "Jika anda ingin menjadi penulis, maka mulailah menulis. Jika anda kehilangan ide untuk ditulis, maka tulislah apa yang ada dalam pikiran Anda saat ini. Setelah itu, biasanya bermunculan ide untuk ditulis". Sayapun tidak sadar ternyata apa yang saya tulis jumlahnya sudah dua paragraph, dan ini adalah paragraph ketiga.
Awalnya, Judul dari postingan ini adalah "Ini adalah postingan pertama saya di blog ini". Saya tidak tahu apa yang harus saya tulis saat itu, tetapi saya ingin menulis. Cara saya untuk mengatasinya adalah dengan menuliskan apa yang ada dalam pikiran saya. Anda tidak perlu memikirkan bagaimana susunan kalimatnya, keterkaitannya satu dengan yang lainnya dan sebagainya. Saat kondisi seperti itu, tulislah.
0 komentar:
Posting Komentar