Sayang sekali, hari yang ditunggu-tunggu ini tidak memberikan harapan. Saya sudah janji hari ini mau bayar kosan. Tapi, dengan terpaksa harus ditunda.
Perasaan? Ya tentu malu lah.
Tapi, ya mau gimana lagi saya harus terima keadaan ini. Kondisi benar-benat tidak ada uang, jadu apa yang harus dibayarkan? sama sekali tidak ada uang, bahkan untuk makan pun mungkin hanya cukup untuk beberapa hari lagi.
Malum saya kerja belum lama. Baru sekitar 3 atau 4 bulanan. Selain itu, sayapun melamar kerja disaat belum bena-benar dinyatakan lulus. Saya masih menyusun tugas akhir atau skripsi.
Untungnya, ibu kos bisa memahami dan mau menerima permohonan saya untuk mengundur pembayaran uang kos.
Entah kenapa, uang gajian belum ditransfer juga hingga hari ini. Padahal ini sudah lewat dari 3 hari setelah harinya.
Saya curiga sepertinya ada masalah di manajemen atau perusahaan. Entah itu ada yang korup atau memang perusahaan sedang tidak stabil. Saya belum tau.
Ini bukan kali pertama, tapi ini kesekian kalinya. Sehingga kadang ada keinginan unruk mengundurkan diri dan mencari atau melamar lagi ke perusahaan lain.
Kenapa tidak segera keluar? Antara malas, tidak pede dan belum punya ongkos kalau-kalau nanti ada panggilan kerja.
Emang sebegitu parajnya keuangannya? Ya, pada saat itu memang entaha kenapa tikda bisa megangbuang dengan benar.
Harusnya, hari ini tu sudah gajian. Setiap bulan biasanya ditransferkan pada tanggal ini, 25. Entah kenapa, kabar yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.
Ya, betul. Hari ini gajian.
Bagi saya dan teman-teman sekantor, hari ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu. Kenapa? Ya karena ini adalah hari dimana di transferkannya gaji bulanan. Mungkin bukan saya saja yang punya persaan seperti ini, saya yakin Anda juga dapat merasakan hal yang sama ketika waktu gajian tiba.
Memang, bukan harinya yang ditunggu, tapi uangnya itu, benarkan ? Mungkin ada belum bayar kosan, beli sesuatu, or emang uang bulanannya sudah habis. Tapi, bagaimana pada hari yang dinanti-nanti ini transferan belum ada, atau dengan kata lain transferannya ditunda ? Hm.., bagi yang punya kebutuhan mendesak mungkin situasi seperti ini agak sedikit memusingkan.
Saya punya pengalaman dengan situasi seperti ini. Begini ceritanya, tapi jangan tidur ya pemirsa hehe.
Kala itu, 3 hari sebelum kontrakan saya habis, Ibu kos sudah memperingat. Saya jawab gak punya uang, terus berjanji tanggal 25-nya akan dibayar. Ibu kospun memberikan kebijaksanaan. Allhamdullilah saya lega.
Waktupun berangsur dengan cepatnya, tak terasa sudah tanggal 25. Saya mengharapkan gaji sudah ditransfer. Biasanya tengah hari, uang sudah di transfer ke rekening. Tetepi, kala itu transferpun belum juga ada. Saya belum berhenti berharap samapi disitu dan menunggunya sampai jam pulang kantor tiba. Sayapun kembali mengecek saldo, ternyata tak ada perubahan. Tentu saya bingung, ini ada apa? Apakah e-bankingnya yang error, atau memang belum ditransfer? Sayapun langsung kontak ke bagian keuangan, dan memang belum di transfer dan katanya tunggu 2 hari. Hmm.,,saya tidak berkata apa-apa lagi, tapi yang saya pikirkan saat ini adalah bagaimana saya membuat alasan ke Ibu kos.
Sebelum ibu kos datang dan meminta uang kontrakan lebih dulu, maka pagi-pagi berinisiatif untuk mendatanginya lebih dahulu dan menceritakan apa yang terjadi kemarin. Saya bilang seperti apa kata bagian keuangan tadi, bahwa uang gaji akan diberikan kira-kita 1 atau 2 hari lagi. Allhadullilah, diapun mengerti.
Satu dua hari belum masuk ada transferan. Tentu, ini membuatku resah dan khawatir.
Hah.., memang jadi kesal juga dan jadi membuat saya malas untuk pergi ke kantor. Tetapi saya tidak berbuat apa-apa lagi kecuali harus melakukan sesuatu untuk memenuhi janji saya kepada ibu kos. Allhamdullilah kala itu saya masih punya handphone samsung champ duos. Jika handphone ini dijual, masih bisa menutupi untuk bayar kos. Tak apalah jika pake handphone butut juga, yang penting bisa tidur nyenyak dikontrakan.
Mungkin itu cerita saya, bagaimana dengan Anda ..??
