Jumat, 04 Januari 2013

Kamu bintitan? Coba Lakukan Cara Ini

Foto oleh Anete Lusina: www.pexels.com

Hari ini saya tidak masuk kerja. Tidak kemana-mana. Hanya diam di kosan. Bosan rasanya.

Kamu bisa tebak alasannya? ah sebenarnya saya malu sekali untuk menulis ini. Tapi, menulis ini bisa mengurangi rasa kebosanan itu.

Saya tidak tahu di daerah kamu disebutnya apa ya, tapi di sini, jawa barat, khususnya orang Sunda menyebutnya bintitan. 

Bintitan itu apa sih? 

Coba perhatikan gambar dibawah. Di kelopak mata, ada benjolan seperti di gigit serangga. Bukan bentol, tapi gatal. Bukan juga bisul, tapi terdapat nanah walaupun tidak sebanyak bisul.

Atau kalo kamu pengen tau istilah medisnya, kamu bisa baca artikel ini.

Tidak terlalu serius, tapi cukup menggangu. 

Ada mitos, kalo mata kena penyakit seperti itu, artinya orang itu suka ngintip. 

Semenjak saya masih bocil, di sekolah dasar, jika ada teman yang bintitan, itu akan jadi bahan ceng-cengan, atau bahan ledekan.

"cie, uda ngintip ya"

Entah dari mana asalnya menghubungkan antara bintitan dengan suka ngintip. Dari mana awal cerita itu.

Kalo menurut kamu gimana? Benarkah orang yang mempunyai penyakit ini itu merupakan orang yang suka ngintip?

Hey, kamu jangan berpikir saya suka ngintip. Berani sumpah, saya tidak suka ngintip. Kecuali cewe!! haha..

Eittss, just kidding.

Ah, tapi disini saya tidak akan membahas soal itu. Di sini saya akan berbagi pengalaman, atau bahasa kerennya itu sharing ya-- bagaimana caranya mengobatinya.

Jadi, kalo kamu sekarang sedang mengalami hal sama, bintitan seperti saya, tidak ada salahnya untuk mencoba cara ini. 

Cara mengobati bintitan

Ok, langsung aja ya. Berikut tips yang bisa kamu coba untuk mengobati mata bintitan.

Bahan-bahannya cukup mudah di dapat karena saya yakin di rumah kamu juga pasti selalu ada. 

"Apa itu?" hanya garam dan bawang putih.

"Serius?"

Beneran, hanya itu. Kamu pasti punya kan di rumah? pastilah. Ibu kamu pasti menggunakannya setiap hari untuk masak.
 
Oya perlu diperhatikan, saya menyebut air garam itu bukan berarti air laut ya. Tapi, air jernih dicampur garam.

Ingat air jernih, bukan air putih.

Saya melihat air berwarna putih itu biasanya air sabun. Air bekas rendaman cucian. Air ini jangan kamu pake. Bisa-bisa nambah bengkak.

"Ah, becanda mulu nih Kang Atang" nampaknya kamu sudah tidak sabaran.

"Langsung aja deh Kang, gimana caranya?"

Oke-oke..

Pertama, tuangkan garam ke dalam air. Jangan dibalik. Air di tuangin ke garam. Bisa-bisa ibu kamu marah.

"Soal takaran gimana?"

Takaran antara air dengan garam itu, kira-kira satu sendok untuk satu gelas air. Ya, silakan kamu dikira-kira. Tapi, jangan sampai garamnya lebih banyak dibanding airnya.

Kenapa? ya perihlah haha.

Oh iya, saya lupa. Airnya yang anget ya.

Setelah itu, kompres di bagian mata yang bengkak dengan air yang sudah di campur dengan garam. 

Setelah dikompress, oleskan bawang putih ke area mata yang bengkak.

Apa yang terjadi setelah diolesi bawang putih?

Perihnya minta ampunnn coyy. Bahkan saya sampai guling-guling nahan panasnya.

Jadi, siapkan mentalmu sebelum mencoba cara ini.

Sebenarnya hanya itu sih yang ingin aku share kali ini. Tapi, kalo pengen tahu lebih lanjut mengenai apa yang jadi penyebab bintitan, silakan lanjut membaca.

Penyebab Mata Bintitan

Ada yang mengatakan bahwa penyebab bintitan itu salah satunya yaitu karena kurang tidur. Saya lupa dapat dari mana informasi itu. Tapi, kayanya dari website. Lupa saya link halamannya.

Tapi, kalo saya, memang akhir-akhirnya kurang tidur.

Saya pernah menemui dokter untuk menanyakan hal ini. Menurut beliau, itu ada debu masuk, sehingga ada penyumbatan. Jadi, di kelopak mata kita itu ada semaca lubang, tapi sangat kecil. Saya sehari-hari sering pake motor, tapi ketika berkendara kaca helmnya sering saya buka. Sehingga mata kontak langsung dengan udara jalanan yang tidak jarang bahkan dapat dipastikan banyak debu berterbangan. Mungkin debu-debu itu hingga di kelopak mata saya, menumpuk dan akhirnya tersumbat.

Mirip seperti jerawat ya.

Oya mungkin penjelasan mengenai penyebab bintitan ini bisa jadi kurang tepat atau bahkan keliru. Oleh karena itu, saya sarankan untuk membaca dari sumber yang lebih kredibel. Salah satunya bisa kamu kunjungin situs aladokter.com.